Tanya : Ass,Wr Wb.
Saya berencana membangun rumah dalam waktu dekat
ini, namun saya masih ragu antara saya serahkan kepada kontraktor atau saya
kerjakan sendiri, karena saya punya kenalan mandor bangunan yang sudah lama
menawarkan jasanya.
Bpk. Mulyadi
Jawab:
Yth. Bpk.Mulyadi, saya sendiri sering mendengar
pengalaman teman dan klien yang memutuskan untuk membangun sendiri. Rata-rata
mereka tidak puas dengan berbagai sebab, contohnya;
1.
Tukang cenderung lambat bekerja.
2.
Biaya makan tukang cukup besar selama
pembangunan.
3.
Seringkali terjadi pengulangan
pekerjaan karena kesalahan,atau tidak sesuai dengan design yang diinginkan.
4.
Mandor berimprovisasi sendiri dalam
menterjemahkan gambar.
5.
Biaya membengkak karena tidak dapat
menghitung dengan tepat volume pekerjaan.
6.
Pekerjaan serabutan bukan ditangani
tukang ahlinya.
Maka dari itu saran saya, apabila bapak memiliki
cukup pengetahuan untuk membangun sendiri dan memiliki waktu untuk mengelola
proyek, lebih baik jika bapak meminta bantuan konsultan untuk membuat design
dan Rencana Anggaran Proyek beserta Time schedule. Sehingga Anggaran biaya dapat
diprediksi dengan baik dan bapak memiliki acuan dalam bekerja dan mengendalikan
kepala tukang. Bila perlu bapak minta dibuatkan rincian biaya tenaga kerja dan
kebutuan bahan serta bantuan supervisi secara berkala.
Namun apabila bapak tidak memiliki cukup
pengetahuan bangunan dan tidak memiliki waktu maka saya sarankan untuk
diserahkan saja kepada kontraktor yang menurut bapak kredible.
Demikian semoga bermanfaat.
Tanya:
Saya memiliki tanah
30 x15 yang ingin saya bangun untuk rumah kost, saya memiliki tukang yang
pernah saya pakai untuk membangun rumah tinggal saya. Pertanyaan saya,
sebaiknya saya borongkan tenaga kerjanya atau saya bayar harian saja. Mohon penjelasannya. Terima
–kasih.
Yuyun
Jawab:
Yth Ibu Yuyun di
Tegal Besar, Borong Kerja dalam pengalaman saya lebih banyak menguntungkan kita
daripada harian. Jika borong kerja kita sudah memiliki kepastian berapa jumlah
biaya tenaga kerja hingga proyek selesai, diluar itu menjadi tanggung jawab
pemborong. Jika harian biasanya pekerjaan menjadi lambat dan tidak on time
schedule, apalagi yang mempekerjakan mereka seorang yang belum memiliki
pengalaman membangun. Namun borong kerja yang baik adalah yang sesuai dengan
perhitungan harga tenaga kerja satuan pekerjaan sesuai dengan standar SNI,
sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan. Apabila bapak tidak puas dengan
hasil pekerjaan mereka bapak bisa klaim untuk diulang. Perbedaannya dengan
harian, biaya tenaga kerja sulit dipastikan, apalagi cuaca di musim penghujan.
Namun pengupahan harian lebih mudah dalam menghitungnya, sedangakan borongan
dihitung berdasarkan hasil progress dilapangan (opname) dikalikan harga satuan
upah tenaga kerja per satuan pekerjaan. Dibutuhkan ketelitian dalam menghitung
progress bangunan dan dibutuhkan kesepakatan kedua belah pihak yang dituangkan
dalam Berita Acara Opname Progress. Demikian semoga bermanfaat.
Tanya :
Kpd Yth Bapak Agung
Kinarya, setelah musim penghujan ini saya berencana membangun rumah kedua,
menurut beberapa teman saya, membangun melalui kontraktor atau arsitek lebih
mahal daripada kita bangun sendiri, benarkah demikian?
Bpk,Teguh
Jawab:
Yth bapak Teguh,
pemahaman masyarakat pada umumnya memang masih seperti itu, namun sesungguhnya
tidaklah demikian. Membangun melalui Arsitek tentunya lebih menjanjikan
kualitas yang lebih baik dan nilai tambah terhadap investasi bapak yang tidak
sedikit, mengingat Design, perencanaan dan supervisi dari tenaga ahli dapat
dipastikan lebih efektif dan efisien dengan diterapkannya manajemen Proyek.
Demikian juga dengan kontraktor (yang kredible tentunya), kita semua sepakat jika segala sesuatu apabila di
tangani oleh ahlinya maka akan
mendapatkan hasil yang lebih baik. Perlu saya tekankan juga bahwa membangun
rumah tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan ruang saja, dibutuhkan
kesadaran Arsitektur dari masyarakat, sehingga tercipta Hunian yang Indah dan
Lingkungan yang Nyaman. Dengan demikian akan manaikkan nilai property yang kita
miliki. Demikian semoga dapat membantu bapak untuk memutuskan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar