Kamis, 31 Maret 2016

Dikerjakan sendiri atau di borongkan?




Tanya : Ass,Wr Wb.
Saya berencana membangun rumah dalam waktu dekat ini, namun saya masih ragu antara saya serahkan kepada kontraktor atau saya kerjakan sendiri, karena saya punya kenalan mandor bangunan yang sudah lama menawarkan jasanya.
Bpk. Mulyadi

Jawab:

Yth. Bpk.Mulyadi, saya sendiri sering mendengar pengalaman teman dan klien yang memutuskan untuk membangun sendiri. Rata-rata mereka tidak puas dengan berbagai sebab, contohnya;
1.    Tukang cenderung lambat bekerja.
2.    Biaya makan tukang cukup besar selama pembangunan.
3.    Seringkali terjadi pengulangan pekerjaan karena kesalahan,atau tidak sesuai dengan design yang diinginkan.
4.    Mandor berimprovisasi sendiri dalam menterjemahkan gambar.
5.    Biaya membengkak karena tidak dapat menghitung dengan tepat volume pekerjaan.
6.    Pekerjaan serabutan bukan ditangani tukang ahlinya.
Maka dari itu saran saya, apabila bapak memiliki cukup pengetahuan untuk membangun sendiri dan memiliki waktu untuk mengelola proyek, lebih baik jika bapak meminta bantuan konsultan untuk membuat design dan Rencana Anggaran Proyek beserta Time schedule. Sehingga Anggaran biaya dapat diprediksi dengan baik dan bapak memiliki acuan dalam bekerja dan mengendalikan kepala tukang. Bila perlu bapak minta dibuatkan rincian biaya tenaga kerja dan kebutuan bahan serta bantuan supervisi secara berkala.
Namun apabila bapak tidak memiliki cukup pengetahuan bangunan dan tidak memiliki waktu maka saya sarankan untuk diserahkan saja kepada kontraktor yang menurut bapak kredible.
Demikian semoga bermanfaat.


Tanya:

Saya memiliki tanah 30 x15 yang ingin saya bangun untuk rumah kost, saya memiliki tukang yang pernah saya pakai untuk membangun rumah tinggal saya. Pertanyaan saya, sebaiknya saya borongkan tenaga kerjanya atau saya bayar  harian saja. Mohon penjelasannya. Terima –kasih.

Yuyun

Jawab:
Yth Ibu Yuyun di Tegal Besar, Borong Kerja dalam pengalaman saya lebih banyak menguntungkan kita daripada harian. Jika borong kerja kita sudah memiliki kepastian berapa jumlah biaya tenaga kerja hingga proyek selesai, diluar itu menjadi tanggung jawab pemborong. Jika harian biasanya pekerjaan menjadi lambat dan tidak on time schedule, apalagi yang mempekerjakan mereka seorang yang belum memiliki pengalaman membangun. Namun borong kerja yang baik adalah yang sesuai dengan perhitungan harga tenaga kerja satuan pekerjaan sesuai dengan standar SNI, sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan. Apabila bapak tidak puas dengan hasil pekerjaan mereka bapak bisa klaim untuk diulang. Perbedaannya dengan harian, biaya tenaga kerja sulit dipastikan, apalagi cuaca di musim penghujan. Namun pengupahan harian lebih mudah dalam menghitungnya, sedangakan borongan dihitung berdasarkan hasil progress dilapangan (opname) dikalikan harga satuan upah tenaga kerja per satuan pekerjaan. Dibutuhkan ketelitian dalam menghitung progress bangunan dan dibutuhkan kesepakatan kedua belah pihak yang dituangkan dalam Berita Acara Opname Progress. Demikian semoga bermanfaat.


Tanya :
Kpd Yth Bapak Agung Kinarya, setelah musim penghujan ini saya berencana membangun rumah kedua, menurut beberapa teman saya, membangun melalui kontraktor atau arsitek lebih mahal daripada kita bangun sendiri, benarkah demikian?

Bpk,Teguh

Jawab:
Yth bapak Teguh, pemahaman masyarakat pada umumnya memang masih seperti itu, namun sesungguhnya tidaklah demikian. Membangun melalui Arsitek tentunya lebih menjanjikan kualitas yang lebih baik dan nilai tambah terhadap investasi bapak yang tidak sedikit, mengingat Design, perencanaan dan supervisi dari tenaga ahli dapat dipastikan lebih efektif dan efisien dengan diterapkannya manajemen Proyek. Demikian juga dengan kontraktor (yang kredible tentunya), kita semua  sepakat jika segala sesuatu apabila di tangani oleh ahlinya maka  akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Perlu saya tekankan juga bahwa membangun rumah tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan ruang saja, dibutuhkan kesadaran Arsitektur dari masyarakat, sehingga tercipta Hunian yang Indah dan Lingkungan yang Nyaman. Dengan demikian akan manaikkan nilai property yang kita miliki. Demikian semoga dapat membantu bapak untuk memutuskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar